Skripsi
PENGARUH SKEPTISISME PROFESIONAL, TEKANAN WAKTU, BEBAN KERJA, TERHADAP KEMAMPUAN AUDITOR DALAM MENDETEKSI KECURANGAN(STUDI KASUS BPK RI PERWAKILAN PROVINSI SUMATERA SELATAN)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh skeptisisme profesional, tekanan waktu, dan beban kerja terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada auditor BPK. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria auditor yang memiliki pengalaman minimal tiga tahun dan terlibat dalam audit investigatif atau pemeriksaan berpotensi fraud. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria adalah 34 auditor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skeptisisme profesional tidak berpengaruh terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan. Sementara itu, tekanan waktu tidak berpengaruh terhadap kemampuan auditor mendeteksi kecurangan. Kondisi tekanan waktu membuat auditor cenderung mengurangi prosedur audit sehingga berpotensi menurunkan ketelitian dalam mengidentifikasi tanda-tanda kecurangan. Selanjutnya, beban kerja juga berpengaruh terhadap kemampuan auditor mendeteksi kecurangan.