Skripsi
FAKTOR RESIKO ARTROPATI HEMOFILIA TAHAP LANJUT PADA ANAK HEMOFILIA DI RS MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG
Anak dengan hemofilia memiliki risiko tinggi mengalami artropati sendi akibat perdarahan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan artropati tahap lanjut pada pasien anak dengan hemofilia. Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang dilakukan di RS Mohammad Hoesin Palembang pada Januari hingga Juni 2025. Sebanyak 42 anak dengan hemofilia usia 2–18 tahun diikutsertakan. Variabel dependen adalah artropati tahap lanjut yang dinilai menggunakan ultrasonografi sendi. Variabel independen meliputi usia, usia saat diagnosis, tipe hemofilia, derajat hemofilia, status gizi, angka perdarahan sendi tahunan (Annual Joint Bleeding Rate/AJBR), dan jenis terapi faktor pembekuan. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact, sedangkan Kruskal-Wallis digunakan untuk data ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat hemofilia berhubungan signifikan dengan artropati tahap lanjut. Anak dengan hemofilia berat memiliki risiko jauh lebih tinggi (aOR=21,98; IK 95% 3,096–156,059; p=0,002) dibandingkan dengan hemofilia sedang dan ringan. Sebagai kesimpulan, hemofilia berat dan perdarahan sendi berulang merupakan prediktor terkuat terjadinya artropati tahap lanjut pada anak dengan hemofilia. Skrining dini dengan ultrasonografi dan penyesuaian terapi profilaksis secara tepat waktu sangat penting untuk mencegah disabilitas dan memperbaiki luaran jangka panjang. Kata kunci: Hemofilia, Artropati Tahap Lanjut, Ultrasonografi
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| PEMBERIAN MEDIKASI PADA PENDERITA HEMOFILIA YANG AKAN DILAKUKAN TINDAKAN PENCABUTAN GIGI | id | |
| UALITAS HIDUP PENYANDANG HEMOFILIA ANAK DI RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG | id |