Skripsi
GAYA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN IDENTITAS PEKERJA KREATIF: STUDI FENOMENOLOGI DI PALEMBANG
Pertumbuhan industri kreatif di Palembang menghasilkan pola komunikasi interpersonal yang khas di kalangan pekerja kreatif, yang tidak hanya berfungsi untuk membangun relasi profesional tetapi juga membentuk identitas sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pekerja kreatif menegosiasikan identitas relasional melalui gaya komunikasi verbal dan nonverbal, serta bagaimana praktik komunikasi tersebut memperkuat identitas komunal dalam komunitas kreatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman komunikatif para pekerja kreatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan Communication Theory of Identity (CTI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas relasional dinegosiasikan melalui adaptasi bahasa, penggunaan istilah khas, humor, serta ekspresi nonverbal berupa intonasi lembut, gestur terbuka, dan ekspresi wajah ramah yang menciptakan keakraban. Sementara itu, identitas komunal terbentuk melalui penggunaan jargon internal, gaya komunikasi santai, serta praktik kolaboratif yang menegaskan nilai solidaritas dan kebersamaan dalam komunitas kreatif. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam pembentukan identitas diri dan kelompok, serta bersifat dinamis dan terus berkembang sesuai konteks sosial. Kata Kunci: komunikasi interpersonal, komunikasi verbal, komunikasi nonverbal, pekerja kreatif, identitas.
No other version available