Skripsi
EFEKTIVITAS TANAH DIATOM SEBAGAI GRAIN PROTECTAN PADA PENYIMPANAN BERAS TERHADAP HAMA KUMBANG TEPUNG MERAH Tribolium castaneum Herbs. (COLEOPTERA:TENEBRIONIDAE)
Beras merupakan komoditas hasil pertanian di Indonesia. Banyaknya kebutuhan akan beras menjadikan proses penyimpanan beras menjadi suatu hal yang penting setelah panen. Berdasarkan peraturan pemerintah pelaksana penyimpan cadangan beras pemerintah adalah Perum BULOG. Selama masa penyimpanan hama gudang sering menjadi kendala karena dapat menimbulkan kerusakan. Salah satu hama gudang yang dapat menyerang komoditas beras adalah Tribolium castaneum. Dalam hal ini, untuk meminimalisir penggunaan insektisida kimiawi digunakan tanah diatom sebagai grain protectan untuk melindungi beras dari serangan T. castaneum. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui efektivitas tanah diatom sebagai grain protectan dalam mengelola T. castaneum. Studi ini dilaksanakan di Perum BULOG Kantor Cabang Lahat pada bulan Agustus hingga September. Metode yang digunakan pada studi ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 kontrol dan 3 perlakuan dengan enam ulangan. Studi dilaksanakan selama 12 hari. Hasil menunjukkan bahwa ketiga dosis mampu menyebabkan mortalitas 100%. Dosis yang efektif merupakan dosis 0,75 g. Serangga yang mati karena terpapar tanah diatom akan mengalami perubahan morfologi berupa tubuh yang menegring dan bewarna kusam. LD50 semakin hari semakin menurun yang menandakan bahwa tanah diatom semakin hari bersifat semakin toksis. LT50 untuk dosis 0,75 g, 1 g, dan 1,5 gram secara berturut-turut adalah 154,858 jam, 123,425 jam, dan 112,955 jam. Berdasarkan hal ini diketahui bahwa tanah diatom efektif digunakan sebagai grain protectan terhadap T. castaneum yang menyerang beras.