Skripsi
STUDI SIFAT TERMOFISIK DAN STABILITAS NANOFLUIDA CuO – Al2O3/AKUADES – ETILEN GLIKOL
Penelitian ini membahas studi sifat termofisik dan stabilitas nanofluida hibrida berbasis tembaga oksida (CuO) dan alumunium oksida (Al2O3) dengan fluida dasar campuran akuades dan etilen glikol. Latar belakang penelitian didasarkan pada keterbatasan fluida konvensional dalam memenuhi kebutuhan sistem perpindahan panas modern, sehingga diperlukan fluida alternatif dengan kinerja termal yang lebih baik. Nanofluida hibrida dipilih karena mampu mengkombinasikan keunggulan masing masing nanopartikel, khususnya konduktivitas termal CuO dan stabilitas dispersi Al2O3. Pengujian viskositasn dan densitas dilakukan pada tiga variasi suhu, yaitu 30°C, 60 °C, dan 85 °C, untuk mengamati pengaruh temperatur terhadap karakteristik termofisik nanofluida. Analisis desain eksperimen dilakukan menggunakan metode Taguchi dengan matriks orthogonal array L9 (34) untuk menentukan kombinasi parameter yang memberikan respon optimal. Evaluasi stabilitas nanofluida dilakukan melalui pengamatan visual terhadap proses sedimentasi selama periode waktu tertentu menggunakan dokumentasi fotografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu menyebabkan penurunan nilai viskositas nanofluida, sedangkan peningkatan fraksi volume cenderung meningkatkan viskositas dan densitas. Interaksi antar faktor proses, khususnya antara rasio nanopartikel dan waktu pengadukan maupun homogenisasi, terbukti mampu mempengaruhi respon viskositas secara signifikan. Hasil pengamatan foto sedimentasi menunjukkan bahwa seluruh sampel mengalami sedimentasi dalam rentang waktu pengamatan, yang mengindikasikan bahwa nanofluida tanpa penambahan surfaktan memiliki keterbatasan stabilitas jangka panjang. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan pemahaman mengenai karakteristik sifat termofisik dan stabilitas nanofluida CuO-Al2O3 berbasis akuades dan etilen glikol. Hasil analisis taguchi menunjukkan bahwa pemilihan kombinasi.