Skripsi
IMPLEMENTASI METODE COMPLEX PROPORTIONAL ASSESSMENT (COPRAS) DAN MULTI-OBJECTIVE OPTIMIZATION BY RATIO ANALYSIS (MOORA) UNTUK MENENTUKAN LOKASI OPTIMAL UNIT EMERGENCY DI KOTA PALEMBANG
Unit Emergency, yaitu UGD maupun IGD, memiliki peran krusial dalam penanganan awal pasien dengan kondisi kritis dan mengancam jiwa. Di Kota Palembang, distribusi fasilitas Unit Emergency yang belum merata berdampak pada aksesibilitas masyarakat terhadap layanan darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi optimal rumah sakit dengan fasilitas Unit Emergency dari 31 alternatif di Kota Palembang menggunakan pendekatan Multi-Criteria Decision Making (MCDM), yaitu metode Complex Proportional Assessment (COPRAS) dan Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA). Kriteria yang digunakan dalam penilaian meliputi tingkat pelayanan, jumlah dokter spesialis, jarak tempuh, waktu tempuh, biaya perjalanan menggunakan Gocar, dan tipe rumah sakit. Data dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Google Maps, dan aplikasi Gojek, kemudian diolah menggunakan software Microsoft Excel dan QGIS. Hasil analisis menunjukkan konsistensi pemeringkatan yang tinggi antara kedua metode, dengan RSUP Dr. Mohammad Hoesin dan RSU RK Charitas sebagai rumah sakit dengan lokasi optimal secara dominan. Metode COPRAS lebih direkomendasikan karena mampu membedakan kriteria benefit dan cost, sehingga memberikan dasar pengambilan keputusan yang lebih transparan dan kuat.
No other version available