Skripsi
REPRESENTASI QUARTER LIFE CRISIS DALAM VIDEO KLIP LAGU “TAKUT” OLEH IDGITAF
Perubahan tuntutan kehidupan pada masa dewasa awal berdampak pada kondisi psikologis dan sosial individu, seperti kecemasan, ketidakpastian arah hidup, dan tekanan sosial. Kondisi ini dikenal quarter life crisis, yaitu fase krisis perkembangan yang dialami individu usia 20–30 tahun dan kerap diekspresikan melalui karya seni sebagai praktik komunikasi. Salah satu bentuk ekspresi tersebut ditunjukkan Idgitaf melalui lagu “Takut” beserta video klipnya. Dalam perspektif Ilmu Komunikasi, video klip berfungsi sebagai media penyampai pesan simbolik yang membangun makna sosial melalui tanda visual. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi quarter life crisis dalam video klip “Takut” karya Idgitaf menggunakan analisis semiotika Roland Barthes pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian dilakukan melalui pengamatan mendalam sepuluh scene utama serta didukung wawancara dengan psikolog klinis. Hasil penelitian menunjukkan quarter life crisis direpresentasikan melalui gestur pasif, tekanan sosial, dan rutinitas kerja yang monoton. Pada denotasi, video klip menampilkan aktivitas keseharian individu muda. Pada konotasi, visual merepresentasikan kecemasan, ketakutan akan kegagalan, dan kebimbangan arah hidup. Pada mitos, video klip mengungkap konstruksi sosial yang menuntut individu muda untuk tampil mapan dan stabil secara emosional maupun finansial. Video klip “Takut” merepresentasikan quarter life crisis sebagai pesan komunikasi yang mencerminkan pengalaman emosional generasi muda dalam tekanan sosial masyarakat modern. Kata kunci: Quarter Life Crisis, Ilmu Komunikasi, Semiotika Roland Barthes, Video Klip
No other version available