Skripsi
STUDI EKSPERIMENTAL KOMPARATIF PENGARUH JENIS LOYANG TERHADAP EFISIENSI TERMAL PADA OVEN KONVENSIONAL
Proses pemanggangan pada oven konvensional sangat bergantung pada distribusi panas di dalam ruang oven, yang dipengaruhi oleh desain loyang dan pengaturan ventilasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efisiensi termal antara loyang berlubang dan loyang biasa, menentukan kondisi ventilasi oven yang paling efektif, serta mengkaji hubungan antara desain loyang, pengaturan ventilasi, dan kinerja pemanggangan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan melakukan pemanggangan menggunakan oven konvensional pada beberapa variasi kondisi, yaitu jenis loyang (berlubang dan biasa), kondisi ventilasi (terbuka dan tertutup), serta posisi rak pemanggangan (atas dan bawah). Parameter yang dianalisis meliputi panas masuk (Qin), panas keluar (Qout), dan efisiensi termal (η). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ventilasi tertutup menghasilkan efisiensi termal yang lebih tinggi dibandingkan ventilasi terbuka pada kedua jenis loyang. Selain itu, loyang berlubang mampu menghasilkan distribusi panas yang lebih merata, terutama pada kondisi ventilasi tertutup, sehingga nilai efisiensi termal yang dihasilkan lebih stabil dibandingkan loyang biasa. Efisiensi termal tertinggi diperoleh pada kombinasi loyang berlubang dengan ventilasi tertutup pada posisi rak atas. Peningkatan efisiensi termal ini juga berpengaruh terhadap hasil pemanggangan yang lebih merata. Simpulannya, desain loyang dan pengaturan ventilasi oven memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi termal dan efektivitas proses pemanggangan pada oven konvensional. Penggunaan loyang berlubang dengan ventilasi tertutup direkomendasikan untuk meningkatkan kinerja pemanggangan.