Skripsi
PENGARUH KUALIFIKASI MISMATCH TERHADAP UPAH TENAGA KERJA SIRKULER DI SUMATERA SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mismatch pendidikan terhadap upah tenaga kerja sirkuler di Provinsi Sumatera Selatan. Data yang digunakan bersumber dari Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) Agustus 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 499 responden, Analisis dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier berganda (Ordinary Least Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa undereducation berpengaruh negatif dan signifikan terhadap upah, sedangkan overeducation tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Di sisi lain, variabel pelatihan, jenis kelamin, dan status perkawinan ditemukan berpengaruh positif dan signifikan terhadap upah tenaga kerja sirkuler. Sementara itu, variabel asal tempat tinggal tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam menentukan tingkat upah tenaga kerja sirkuler. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa mismatch pendidikan, khususnya undereducation menjadi hambatan dalam pencapaian upah optimal bagi tenaga kerja sirkuler. Oleh karena itu, kebijakan perlu diarahkan pada penguatan program pelatihan kerja berbasis kompetensi sebagai strategi kompensasi atas kekurangan pendidikan formal (Undereducation).