Skripsi
ANALISIS SENTIMEN PUBLIK TERHADAP KEBIJAKAN PPATK PEMBLOKIRAN REKENING BANK MENGGUNAKAN METODE INDOBERTWEET
Kebijakan pemblokiran rekening dormant yang diterapkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada tahun 2025 bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan rekening tidak aktif dalam aktivitas keuangan ilegal. Namun, kebijakan ini menimbulkan beragam respons dan perdebatan di masyarakat, khususnya di ruang digital, yang menunjukkan perbedaan tingkat penerimaan publik terhadap kebijakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen publik terhadap kebijakan pemblokiran rekening dormant oleh PPATK berdasarkan opini yang disampaikan di platform X. Data penelitian diperoleh melalui proses web scraping terhadap cuitan publik menggunakan kata kunci terkait kebijakan PPATK dengan rentang waktu pengambilan data dari 26 Juni hingga 26 Agustus 2025. Dataset yang terkumpul kemudian melalui tahapan pra-pemrosesan data, pelabelan sentimen secara manual ke dalam tiga kelas, yaitu positive, neutral, dan negative, serta visualisasi distribusi data. Analisis sentimen dilakukan menggunakan model IndoBERTweet yang telah melalui proses fine-tuning. Evaluasi kinerja model dilakukan dengan menggunakan metrik accuracy, F1-score, dan confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen publik terhadap kebijakan pemblokiran rekening dormant didominasi oleh sentimen negatif, yang mengindikasikan rendahnya tingkat penerimaan masyarakat terhadap kebijakan tersebut. Model IndoBERTweet hasil fine-tuning menunjukkan performa yang sangat baik dalam mengklasifikasikan sentimen, dengan nilai akurasi sebesar 90,84% dan F1-score sebesar 0,91, serta mampu melakukan inferensi secara konsisten pada data baru.