Skripsi
PENERBITAN SUKUK HIJAU DAN PAJAK BANGUNAN TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sukuk hijau dan pajak bangunan terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data time series periode 2018–2022 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Laporan Perkembangan Keuangan Syariah. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan sukuk hijau dan pajak bangunan berpengaruh signifikan terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia. Variabel Sukuk hijau memiliki koefisien bernilai negatif terhadap pembangunan infrastruktur, yang mengindikasikan bahwa peningkatan penerbitan sukuk hijau dalam periode penelitian belum diikuti secara langsung oleh peningkatan pembangunan infrastruktur. Kondisi ini diduga disebabkan oleh adanya jeda waktu antara penerbitan sukuk hijau dan realisasi proyek, fluktuasi penerbitan sukuk hijau, serta keterbatasan indikator pembangunan infrastruktur yang digunakan dalam penelitian. Sementara itu, variabel pajak bangunan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembangunan infrastruktur, menunjukkan perannya sebagai sumber pendanaan yang stabil dalam mendukung pembangunan infrastruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun secara empiris sukuk hijau menunjukkan hubungan negatif terhadap pembangunan infrastruktur, instrumen ini tetap memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan apabila diiringi dengan perencanaan dan pengelolaan yang lebih optimal. Kata kunci: Sukuk Hijau, Pajak Bangunan, Pembangunan Infrastruktur, Indonesia.
No other version available