Skripsi
AFGHAN WOMEN’S NETWORK INTERNATIONAL (AWNI) SEBAGAI AKTOR NON-NEGARA DALAM ADVOKASI HAK PEREMPUAN DI TENGAH GENDER APARTHEID AFGHANISTAN PASCA 2021
Penelitian ini menganalisis peran Afghan Women’s Network International (AWNI) dalam advokasi hak-hak perempuan Afghanistan, terutama dalam konteks gender apartheid pasca kembalinya Taliban ke kekuasaan pada 2021. AWNI, yang didirikan pada 1995, memainkan peran krusial dalam memperjuangkan kesetaraan gender di tengah tekanan politik dan kebijakan represif. Penelitian ini berfokus pada strategi advokasi yang digunakan oleh AWNI dalam menghadapi situasi yang semakin menantang setelah 2021. Dengan menggunakan teori Transnational Advocacy Networks (TAN) Keck dan Sikkink, penelitian ini mengeksplorasi peran AWNI dalam memobilisasi jaringan internasional untuk mendukung perempuan Afghanistan melalui boomerang pattern, leverage politics, symbolic politics, dan accountability politics. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa AWNI memainkan peran penting dalam memperkenalkan dan memperkuat wacana gender apartheid di tingkat internasional melalui advokasi yang melibatkan laporan, kampanye media, dan kerja sama dengan aktor internasional untuk menekan Taliban dan mendesak pengakuan atas kebijakan diskriminatif terhadap perempuan sebagai pelanggaran hak asasi manusia.
No other version available