Text
KARAKTERISASI DAN EKSTRAKSI MINYAK DARI LUMPUR MINYAK BUMI MENGGUNAKAN PELARUT TOLUENA KOMBINASI SURFAKTAN TRITON X-100 DAN TRITON X-114
Lumpur minyak bumi tergolong dalam limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dapat mencemari dan merusak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakterisasi sampel lumpur minyak bumi yang didapat dari PT Pertamina EP Prabumulih Field. Penelitian ini juga mempelajari pengaruh suhu dan waktu ekstraksi terhadap hasil minyak dengan pelarut toluena kombinasi surfaktan Triton X-100 dan Triton X-114. Analisis karakterisasi lumpur minyak bumi meliputi analisis sifat fisik dan kimia (pH, densitas, viskositas, COD, kadar air, kadar minyak, dan total padatan), analisis morfologi menggunakan SEM-EDX- Mapping, dan analisis termogravimetri. Pada tahap ekstraksi, variasi suhu yang digunakan yaitu 60℃, 80℃, 100℃ dan variasi waktu yang digunakan yaitu 20 menit, 40 menit, dan 60 menit. Berdasarkan hasil karakterisasi yang dilakukan sampel lumpur minyak tersebut tergolong ke dalam limbah berbahaya yang berdampak bagi lingkungan. Hasil ekstraksi pada variasi suhu menunjukkan bahwa suhu yang paling optimal terhadap produksi hasil minyak yaitu pada suhu 60℃. Sedangkan untuk hasil ekstraksi pada variasi waktu menunjukkan bahwa waktu yang paling optimal terhadap produksi hasil minyak yaitu pada waktu 40 menit.
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| EKSTRAKSI MINYAK DAN KARAKTERISASI LUMPUR MINYAK BUMI MENGGUNAKAN PELARUT KLOROFORM KOMBINASI SURFAKTAN TRITON X-100 DAN TRITON X-114 DENGAN VARIASI SUHU DAN WAKTU | id |