Skripsi
REPRESENTASI KONFLIK ANTAR SAUDARA PASCA KEHILANGAN FIGUR SENTRAL DALAM FILM BILA ESOK IBU TIADA 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi disorganisasi keluarga dalam film Bila Esok Ibu Tiada (2024) melalui analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Film ini menampilkan dinamika keluarga yang mengalami krisis setelah kehilangan figur sentral, yang berdampak pada pergeseran peran, konflik antar saudara, serta melemahnya fungsi dan kohesi emosional keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Peirce yang memetakan tanda ke dalam tiga unsur utama, yaitu representamen, object, dan interpretant, serta diklasifikasikan melalui icon, indeks, dan symbol. Unit analisis difokuskan pada adegan-adegan kunci yang merepresentasikan konflik, kehilangan, dan perubahan relasi antaranggota keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi yang disampaikan membangun representasi konflik antar saudara secara koheren dan bermakna, melalui tanda-tanda sinematik yang ditandai oleh loss of consensus, reduction in roles, serta loss of functionality yang sebagaimana dikemukakan oleh Mowrer. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis dalam kajian komunikasi dan film, khususnya dalam memahami representasi dinamika keluarga melalui tanda-tanda sinematik. Kata kunci: Semiotika, Charles Sanders Peirce, Disorganisasi Keluarga, Konflik Antar Saudara, Film Bila Esok Ibu Tiada