Skripsi
PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA MAHASISWA PERANTAUAN DAN ORANG TUA DALAM MENJAGA SEMANGAT BELAJAR (STUDI PADA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS SRIWIJAYA ANGKATAN 2022) Ompusunggu,
Mahasiswa perantauan menghadapi berbagai tantangan emosional dan akademik akibat keterpisahan jarak dengan orang tua, yang berpotensi memengaruhi semangat belajar. Dalam konteks tersebut, komunikasi interpersonal antara mahasiswa perantauan dan orang tua menjadi aspek penting sebagai sumber dukungan emosional dan motivasional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran komunikasi interpersonal antara mahasiswa perantauan dan orang tua dalam menjaga semangat belajar mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sriwijaya angkatan 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman hidup (lived experience) mahasiswa perantauan dalam memaknai komunikasi yang terjalin dengan orang tua. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan berdasarkan tahapan fenomenologi yang mengacu pada Creswell dan Alfred Schutz, meliputi penggambaran fenomena, reduksi fenomenologis, pemahaman makna subjektif, tipifikasi, serta interpretasi makna sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang ditandai oleh keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman, dukungan emosional, serta menjaga semangat belajar mahasiswa perantauan, meskipun terdapat variasi pengalaman dan tidak semua mahasiswa mendapatkan kelima aspek humanistik tersebut secara menyeluruh Temuan penelitian menegaskan bahwa kualitas komunikasi yang terbangun secara emosional lebih bermakna dibandingkan intensitas komunikasi semata, serta berfungsi sebagai penguatan psikologis dalam menghadapi dinamika akademik dan kehidupan di perantauan.
No other version available