Skripsi
MODEL PENANGGULANGAN CYBER CRIME MELALUI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PATROLI SIBER TERPADU DI PROVINSI SUMATERA SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk merekomendasikan model Penanggulangan Cyber crime melalui Implementasi Kebijakan Patroli Siber Terpadu di Provinsi Sumatera Selatan yang ideal. Struktur teori yang digunakan terdiri atas Model of The Policy Implementation dari Van Meter & Van Horn (1975a) yang disandingkan pula dengan pemetaan para stakeholder. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa: Implementasi Kebijakan Patroli Siber Terpadu di Provinsi Sumatera Selatan yang meliputi Dimensi Standar dan sasaran kebijakan belum memiliki standar baku yang komprehensif; Dimensi Sumber Daya masih mengalami kendala keterbatasan anggaran, keterbatasan personel yang kompeten, dan fasilitas yang memadai; Dimensi hubungan antar organisasi kurangnya kepercayaan dan sinergi serta kurangnya edukasi dan literasi digital; Dimensi Karakteristik Agen Pelaksana; kurangnya pemahaman tentang SOP dan kode etik, serta kurangnya kepercayaan dan kerjasama antar instansi; Dimensi Kondisi Ekonomi, Sosial dan Politik belum kondusif serta disposisi implementor respon implementor, kognisi, dan intensitas disposisi; Implementor belum memiliki akses secara leluasa ke sumber daya yang memadai, seperti dana, teknologi, dan pelatihan serta kurangnya koordinasi antar lembaga yang terlibat dalam patroli siber terpadu. Pemetaan para stakeholder diharapkan mampu bekerjasama dan sinergi dalam Penanggulangan Cyber crime melalui Implementasi Kebijakan Patroli Siber Terpadu di Provinsi Sumatera Selatan dapat optimal. Novelty dari disertasi ini berupa rekonstruksi teori implementasi kebijakan yang disandingkan pula dengan pemetaan para stakeholder yang terdiri dari Latent, Promoters, Defenders serta Apathetics. Rekonstruksi ini menghasilkan rekomendasi Model Penanggulangan Cyber crime melalui Implementasi Kebijakan Patroli Siber Terpadu di Provinsi Sumatera Selatan melalui Pembentukan komunitas cyber security, Sinergi peran Multi-Stakeholder dan Edukasi Masyarakat.
No other version available