Skripsi
HUBUNGAN REKURENSI STOMATITIS AFTOSA REKUREN TERHADAP POLA MAKAN PADA MAHASISWA PRE-KLINIK KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Latar Belakang: Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) merupakan sariawan berulang tanpa penyakit sistemik yang dapat mengganggu kualitas hidup, terutama pada mahasiswa. Salah satu faktor predisposisinya adalah pola makan yang tidak seimbang yang dapat menyebabkan defisiensi nutrisi dan menurunkan imunitas. Tujuan: “Mengetahui hubungan antara rekurensi SAR dengan jenis, jumlah, dan frekuensi pola makan pada mahasiswa pre-klinik Kedokteran Gigi Universitas Sriwijaya. Metode: Penelitian analitik dengan desain cross-sectional pada 76 mahasiswa angkatan 2020–2023 yang dipilih melalui kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 20 pertanyaan tentang rekurensi SAR dan pola makan. Analisis dilakukan dengan uji chi-square untuk menilai hubungan antara variabel. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara jenis makanan (p=0,035), jumlah makanan (p=0,003), dan frekuensi makanan (p=0,007) dengan kejadian SAR. Makanan seimbang memiliki peluang 2,4 hingga 5,7 kali lebih tinggi untuk mencegah SAR. Kesimpulan: Pola makan seimbang berhubungan signifikan dengan penurunan rekurensi SAR. Edukasi mengenai pentingnya konsumsi makanan yang tepat dapat menjadi langkah preventif untuk mencegah SAR. Kata kunci: SAR, stomatitis aftosa rekuren, pola makan, jenis makanan, jumlah makanan, frekuensi makanan.
No other version available