Skripsi
STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA TURBIN ANGIN DARRIEUS DENGAN TIGA SUDU AIRFOIL NACA 0015 SKALA LABORATORIUM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja turbin angin sumbu vertikal tipe Darrieus dengan konfigurasi tiga sudu menggunakan profil airfoil NACA 0015. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan energi listrik serta keterbatasan bahan bakar fosil, sehingga diperlukan pengembangan sumber energi terbarukan yang berkelanjutan, khususnya energi angin. Indonesia memiliki potensi energi angin yang cukup besar dengan karakteristik kecepatan angin rendah hingga menengah, sehingga diperlukan desain turbin yang mampu beroperasi secara optimal pada kondisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan pengujian di laboratorium menggunakan wind tunnel. Turbin angin Darrieus yang diuji memiliki diameter 0,18 m dan tinggi 0,21 m, dengan variasi kecepatan angin sebesar 8,2 m/s, 9 m/s, 10,3 m/s, dan 11,2 m/s serta menggunakan beban lampu pijar. Parameter yang diukur meliputi kecepatan putaran poros turbin, arus listrik, dan tegangan listrik. Data pengujian digunakan untuk menghitung daya angin, daya generator, putaran puli generator, dan efisiensi keseluruhan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan angin berpengaruh signifikan terhadap peningkatan daya angin dan daya generator. Daya angin maksimum sebesar 30,80 W dan daya generator tertinggi sebesar 5,15 W diperoleh pada kecepatan angin 11,2 m/s. Namun, efisiensi keseluruhan sistem menunjukkan kecenderungan menurun dengan meningkatnya kecepatan angin, di mana efisiensi tertinggi sebesar 20,67% terjadi pada kecepatan angin 8,2 m/s. Hal ini menunjukkan bahwa turbin angin Darrieus memiliki titik operasi optimal pada kecepatan angin menengah dan berpotensi dikembangkan sebagai pembangkit listrik tenaga angin skala kecil.
No other version available