Text
ANALISIS SPASIAL RISIKO BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN OGAN ILIR
Dalam perhitungan secara matematis dan spasial, risiko bencana dinilai dalam bentuk nilai indeks yang merupakan gabungan nilai dari indeks bahaya, indeks kerentanan, dan indeks kapasitas. Potensi bahaya (H) tidak dapat dihilangkan karena merupakan proses alam, sedangkan kerentanan (V) akan mengikuti selama terdapat aktivitas manusia. Kapasitas daerah (C) adalah kemampuan daerah dan masyarakat untuk melakukan tindakan pengurangan ancaman dan potensi kerugian akibat bencana secara terstruktur, terencana dan terpadu. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Ogan Ilir berdasarkan analisis spasial yang divalidasi dengan data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan ; Luas bahaya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir, terbagi menjadi 3 kelas bahaya, yaitu luas bahaya dengan kelas rendah seluas 9.289,23 Ha dan kelas sedang seluas 210.493,32 Ha serta kelas tinggi seluas 26.557,44 Ha, sedangkan Tingkat kerentanan berada pada kelas kerugian rendah dan kelas kerusakan lingkungan tinggi. Oleh sebab itu kabupaten Ogan Ilir dikategorikan memiliki kelas kerentanan tinggi dan Indeks Ketahanan Daerah kabupaten Ogan Ilir pada tahun 2024 sebesar yaitu 0,55 yang tergolong dalam Tingkat Ketahanan Sedang serta ketahanan Masyarakat (IKM) yaitu 0,48 yang tergolong tingkat ketahanan sedang, hasil perhitungan secara keseluruhan, kelas risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir adalah sedang.
No other version available