Skripsi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI GANGGUAN TIDUR PADA REMAJA PELAJAR SMP DI PALEMBANG
Latar Belakang: Gangguan tidur pada remaja secara global cukup besar, sekitar 25-30%. Sementara itu gangguan pada proses tidur dapat menimbulkan masalah serius pada kesehatan fisik dan perilaku pada remaja. Tujuan: Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi gangguan tidur pada remaja SMP di Palembang. Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain potong lintang pada 345 remaja pelajar SMP pada 4 sekolah di Palembang, dengan teknik stratified random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner sosiodemografi, Parenting Styles & Dimensions Questionnaire (PSDQ), Index Sleep Hygene dan Sleep Disturbance Scale for Children (SDSC) dengan self-administered oleh orang tua beserta anak di rumah. Analisis data dengan uji Chi-Square, Fisher Exact test dan Mann-Whitney U. Hubungan kemaknaan secara statistik dengan nilai p < 0,05. Hasil: Dari 193 remaja (55,9%) yang mengalami gangguan tidur, terbanyak mengalami gangguan memulai dan mempertahankan tidur sebanyak 36,8%. Remaja perempuan memiliki kemungkinan mengalami gangguan tidur 1,65 kali lebih besar dibandingkan anak laki-laki (OR=1,651; 95% CI: 1,047–2,601; p=0,031), pendidikan ayah perguruan tinggi memiliki peluang mengalami gangguan tidur 1,88 kali lebih tinggi (OR=1,877; 95% CI: 1,043–3,377; p=0,036), index sleep hygene sedang dan buruk juga memliki risiko gangguan tidur dengan nilai masing-masing (OR=3,499; 95% CI: 2,129–5,750; p