Skripsi
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT DAN STRATEGI PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK TERPUSAT (Studi Kasus : SPALD-T Kota Jambi)
Tesis ini berjudul “Analisis Faktor Penghambat dan Strategi Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Penggunaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (Studi Kasus : SPALD-T Kota Jambi). Penelitian dilatarbelakangi oleh faktor rendahnya tingkat pengelolaan sanitasi yang aman di Indonesia serta minimnya partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan infrastruktur SPALD-T yang telah dibangun pemerintah, khususnya di Kota Jambi melalui program Metropolitan Sanitation Management Investment Project (MSMIP). Pengelolaan air limbah domestik yang tidak memadai merupakan salah satu permasalahan utama di kawasan perkotaan Indonesia yang berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Rendahnya akses sanitasi aman berkontribusi pada pencemaran air tanah, badan air permukaan, serta meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan seperti diare dan stunting. Berdasarkan laporan nasional, tingkat rumah tangga dengan sanitasi terkelola aman di Indonesia masih tergolong rendah, sementara sebagian besar masyarakat perkotaan mengandalkan sistem tangki septik yang tidak memenuhi standar. Sebagai upaya meningkatkan akses sanitasi layak dan aman, Pemerintah Indonesia melalui dukungan Asian Development Bank (ADB) melaksanakan program Metropolitan Sanitation Management Investment Project (MSMIP), salah satunya di Kota Jambi. Program ini mencakup pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T). Meskipun pembangunan SPALD-T tahap pertama telah beroperasi sejak tahun 2023, realisasi sambungan rumah masih sangat rendah, yaitu sekitar 1,73% dari target awal 10.000 sambungan rumah. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur belum diikuti oleh tingkat pemanfaatan yang optimal. Rendahnya partisipasi masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor penghambat yang mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan kelembagaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting pengelolaan air limbah domestik, mengidentifikasi faktor penghambat partisipasi masyarakat, serta merumuskan strategi prioritas peningkatan partisipasi masyarakat dalam penggunaan SPALD-T di Kota Jambi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner dua tahap. Analisis data dilakukan menggunakan metode Relative Importance Index (RII) untuk menentukan tingkat kepentingan relatif setiap faktor penghambat dan strategi peningkatan partisipasi. Responden melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, pengelola IPAL, akademisi, dan tenaga ahli. Uji validitas dan reliabilitas digunakan untuk memastikan kualitas instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penghambat utama meliputi persepsi bahwa IPAL bukan kebutuhan prioritas, kekhawatiran terhadap biaya penggunaan dan pemeliharaan, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang SPALD-T, serta lemahnya regulasi dan dukungan kelembagaan. Berdasarkan analisis strategi, prioritas utama meliputi program penyuluhan dan edukasi berkelanjutan, penguatan regulasi dan kebijakan, peningkatan peran masyarakat melalui KSM, pengawasan dan penegakan aturan, pemberian subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta penyediaan tenaga pendamping teknis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengelolaan SPALD-T sangat bergantung pada integrasi pendekatan teknis dan non-teknis, khususnya peningkatan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengelolaan air limbah domestik yang berkelanjutan. Kata Kunci : SPALD-T, Strategi , Relative Importance Index, Ability To Pay, Inhibiting. Komunitas , MSMIP, ADB
No other version available