Skripsi
PERILAKU "NGELEM" PADA KALANGAN REMAJA DI KECAMATAN MUARA ENIM KABUPATEN MUARA EINIM
Perilaku “ngelem” merupakan salah satu bentuk perilaku menyimpang yang masih marak terjadi di kalangan remaja dan menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan fisik, mental, serta kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang remaja yang melakukan perilaku ngelem serta menganalisis ikatan sosial remaja pelaku ngelem di Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, dengan menggunakan perspektif teori kontrol sosial Travis Hirschi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan kunci, informan utama, dan informan pendukung yang ditentukan secara snowball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku ngelem pada remaja dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti rasa ingin tahu, pelarian dari masalah pribadi dan keluarga, pengaruh teman sebaya, serta lingkungan sosial yang kurang kondusif. Analisis berdasarkan teori kontrol sosial Travis Hirschi menunjukkan bahwa ikatan sosial remaja pelaku ngelem cenderung lemah, yang terlihat dari rendahnya keterikatan (attachment) dengan keluarga dan sekolah, lemahnya komitmen (commitment) terhadap masa depan, minimnya keterlibatan (involvement) dalam kegiatan positif, serta rapuhnya kepercayaan (belief) terhadap norma dan nilai sosial. Lemahnya keempat elemen ikatan sosial tersebut menyebabkan remaja lebih rentan melakukan perilaku menyimpang. Secara sosiologis, penelitian ini menegaskan bahwa perilaku ngelem bukan hanya persoalan individu, tetapi juga mencerminkan kegagalan fungsi kontrol sosial dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat.
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| PERILAKU REMAJA NGELEM SEBAGAI BENTUK PENYALAHGUNAAN ZAT ADIKTIF (STUDI KASUS PADA REMAJA DI KELURAHAN 32 ILIR KECAMATAN ILIR BARAT II KOTA PALEMBANG) | id |