Skripsi
STUDI EKSPERIMENTAL PEMANAS AIR DENGAN MEMANFAATKAN UDARA PANAS OUTDOOR AC SPLIT 1 PK BERBAHAN PIPA TEMBAGA
Peningkatan penggunaan Air Conditioner (AC) di daerah beriklim tropis seperti Indonesia menyebabkan pelepasan panas buang yang cukup besar ke lingkungan melalui unit outdoor. Panas buang tersebut umumnya tidak dimanfaatkan, meskipun memiliki potensi sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini menyajikan studi eksperimental sistem pemanas air dengan memanfaatkan udara panas dari unit outdoor AC split 1 PK menggunakan pipa tembaga sebagai media perpindahan panas. Sistem pemanas air dirancang dan diintegrasikan langsung dengan unit outdoor AC. Parameter yang diukur meliputi temperatur udara panas, temperatur air masuk dan keluar, serta laju aliran air. Pengujian dilakukan selama lima hari berturut-turut pada pukul 10.00–16.00 WIB dengan interval pengambilan data setiap 30 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa temperatur air meningkat dari sekitar 30 °C menjadi 36–38 °C dengan selisih temperatur air sebesar 6–7 °C. Laju perpindahan panas rata-rata sebesar 19,73 W per pipa, sehingga total daya panas yang dihasilkan mencapai 887,85 W untuk 45 pipa tembaga. Efisiensi termal sistem berada pada kisaran 12,91 % hingga 16,81 %. Hasil ini menunjukkan bahwa pemanfaatan panas buang unit outdoor AC berpotensi dikembangkan sebagai sistem pemanas air yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
No other version available