Skripsi
UJI KESESUAIAN TELEOTIVA DENGAN PESERTA DIDIK DOKTER SPESIALIS OBGIN DALAM SKRINING KANKER SERVIKS
ABSTRAK UJI KESESUAIAN TELEOTIVA DENGAN PESERTA DIDIK DOKTER SPESIALIS OBGIN DALAM SKRINING KANKER SERVIKS Latar Belakang : Angka kejadian dan kematian kanker serviks di Indonesia menempati urutan pertama di Asia Tenggara. Cakupan deteksi dini kanker serviks dengan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) masih sangat rendah (10%) dibandingkan target yang ditetapkan World Health Organization (WHO) 70%. Pemeriksaan IVA di Indonesia sebagian besar dilakukan oleh bidan, perawat dan tenaga medis lainnya, sehingga ada potensi kesalahan diagnosis dan tatalaksana selanjutnya. Sistem kecerdasan buatan (AI) dapat membantu mendeteksi anatomi serviks sekaligus membedakan lesi acetowhite (AW) pada lesi prakanker serviks sehingga dapat meminimalisir kesalahan pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian aplikasi TeleOtiva (berbasis smartphone Android) dalam mendeteksi lesi prakanker serviks dibandingkan dengan pemeriksaan IVA oleh peserta didil dokter spesialis OBGIN (dokter residen OBGIN). Metode : Uji kesesuaian aplikasi TeleOtiva dengan uji IVA yang dilakukan oleh peserta didik dokter spesialis OBGIN dalam skrining lesi prakanker serviks telah dilaksanakan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang sejak September 2024 hingga Februari 2025. Didapatkan 239 subyek wanita yang melakukan skrining lesi prakanker serviks di Klinik Ginekologi Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang. Sebanyak 22 hasil pemeriksaan IVA tidak dapat divalidasi, sehingga didapatkan 217 subyek yang masuk ke dalam analisis. Hasil : Dengan uji Cohen’s Reliability didapatkan nilai Kappa antara dua pemeriksaan sebesar 0,786 (78,6%) dengan p value 0,000. Hal ini berarti pemeriksaan IVA oleh PPDS memiliki kesesuaian yang baik dengan pemeriksaan konsulen onkologi- ginekologi dalam skrining lesi prakanker serviks. Pemeriksaan IVA oleh PPDS memiliki nilai diagnostik yang sangat baik dengan nilai sensitivitas dan spesifisitas secara berurutan sebesar 84,21% dan 94,38%, Nilai Youden Index TeleOtiva sebesar 0,833 sedangkan nilai Youden Index pemeriksaan IVA oleh PPDS sebesar 0,786. Aplikasi TeleOtiva menunjukkan nilai diagnostik yang lebih baik dibandingkan pemeriksaan IVA oleh PPDS dalam skrining lesi prakanker serviks. Simpulan : Aplikasi TeleOtiva memiliki kesesuaian sangat tinggi dengan validasi oleh Onkolog, dibandingkan dengan pemeriksaan IVA oleh dokter residen dalam skrining lesi prakanker serviks Kata Kunci : IVA, Kanker Serviks, Kappa, Skrining, TeleOtiva
No other version available