Skripsi
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK IRIGASI (STUDI KASUS: KOMERING IRRIGATION PROJECT OGAN KOMERING ULU TIMUR)
Sektor jasa konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat kompleksitas pekerjaan, penggunaan alat berat, dan kondisi lapangan yang dinamis, sehingga penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sangat diperlukan. Penelitian ini dilakukan pada Komering Irrigation Project Ogan Komering Ulu Timur untuk menganalisis tingkat penerapan SMK3 serta menentukan strategi yang efektif dalam meningkatkan keselamatan kerja. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner kepada 15 responden yang terdiri dari manajemen dan staf proyek, kemudian dianalisis menggunakan metode scoring berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 dengan bantuan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 mencapai 88,91% dan termasuk kategori sangat baik, dengan elemen komitmen, perencanaan, pengendalian, dan pengawasan berjalan sesuai ketentuan. Strategi paling efektif adalah pengembangan sikap dan pola pikir pekerja terhadap pentingnya K3 dengan nilai 93,33% melalui sosialisasi rutin, safety talk, serta penerapan reward and punishment. Secara umum, penerapan SMK3 telah berkontribusi dalam meminimalkan risiko kecelakaan kerja, meskipun peningkatan berkelanjutan tetap diperlukan. Kata kunci: SMK3, Keselamatan Kerja, Proyek Irigasi, Strategi K3, Ogan Komering Ulu Timur.
No other version available