Skripsi
" ANALISIS MORFOTEKTONIK TERHADAP TINGKAT AKTIVITAS TEKTONIK RELATIF DAERAH BATU AMPAR DAN SEKITARNYA, KABUPATEN BENGKULU SELATAN, PROVINSI BENGKULU"
Penelitian ini dilakukan di daerah Batu Ampar dan sekitarnya, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, yang secara tektonik termasuk dalam Cekungan Bengkulu sebagai bagian dari sistem cekungan busur muka (forearc basin) di sepanjang pantai barat Sumatra. Cekungan ini terbentuk akibat proses subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia pada zona subduksi Sumatra. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat aktivitas tektonik relatif di wilayah penelitian melalui pendekatan analisis morfotektonik. Data yang digunakan berupa Digital Elevation Model (DEM), peta Daerah Aliran Sungai (DAS), serta data observasi lapangan. Analisis dilakukan menggunakan beberapa parameter morfotektonik kuantitatif, yaitu Bifurcation Ratio (Rb), Valley Floor Width to Height Ratio (Vf), Mountain Front Sinuosity (Smf), Hypsometric Integral (HI), Asymmetry Factor (AF), dan Elongation Ratio (Re), yang selanjutnya dikorelasikan dengan hasil interpretasi struktur geologi aktif di lapangan. Hasil analisis terhadap 13 segmen aliran sungai menunjukkan bahwa nilai Rb umumnya berada pada kategori terdeformasi, Vf pada kategori lemah hingga sedang, Smf pada kategori sedang hingga tinggi, AF pada kategori lemah hingga sedang, HI pada kategori rendah hingga menengah, serta Re pada kategori sedang hingga kuat. Integrasi seluruh parameter menghasilkan nilai Indeks Aktivitas Tektonik (IAT) yang termasuk dalam kelas sedang hingga tinggi (kelas 2–3). Hasil ini juga didukung oleh keberadaan tujuh struktur geologi berupa lipatan dan sesar yang mengontrol konfigurasi morfologi wilayah penelitian. Secara keseluruhan, morfologi wilayah penelitian mencerminkan interaksi antara kerangka struktur geologi dan proses geomorfik, sehingga wilayah dengan nilai IAT tinggi berpotensi memiliki tingkat kerawanan bahaya seismik yang relatif tinggi.
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| KONTROL GEOMORFOLOGI TERHADAP RISIKO BANJIR PADA SUB DAS KIKIM DENGAN METODE JARINGAN BAYESIAN KABUPATEN LAHAT, SUMATERA SELATAN | - | id |