Skripsi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELIAN IMPULSIF KONSUMEN SHOPEE PADA SAAT FLASH SALE DI KOTA PALEMBANG BERDASARKAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR
Penelitian ini mengkaji faktor-faktor psikologis yang memengaruhi perilaku pembelian impulsif konsumen selama acara flash sale Shopee di Kota Palembang dengan menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan data survei dari 154 pengguna Shopee yang terlibat dalam pembelian flash sale. Data dianalisis menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis varians dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap (AT), norma subjektif (SN), dan kontrol perilaku yang dipersepsikan (PB) secara signifikan memengaruhi niat pembelian impulsif (β = 0,401; β = 0,395; β = 0,161), dengan kemampuan menjelaskan sebesar 59,9% variasi niat pembelian impulsif. Selain itu, niat pembelian impulsif menunjukkan pengaruh yang kuat terhadap perilaku pembelian impulsif aktual (β = 0,656; p < 0,001), dengan kontribusi penjelasan sebesar 43,1% terhadap variasi perilaku pembelian impulsif. Di antara faktor-faktor pendahulu, sikap merupakan prediktor paling dominan terhadap niat pembelian, diikuti oleh norma subjektif. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada integrasi kerangka TPB dalam konteks flash sale, yang menempatkan niat pembelian impulsif sebagai mekanisme psikologis utama di bawah kondisi tekanan waktu. Dari sudut pandang praktis, temuan ini menunjukkan bahwa penjual Shopee dan pemasar digital perlu menekankan pesan yang berorientasi pada manfaat, isyarat urgensi, serta fitur validasi sosial seperti ulasan, indikator pembelian secara real-time, dan dukungan influencer untuk memperkuat niat pembelian impulsif konsumen selama kampanye flash sale.