Skripsi
DETERMINAN KUNJUNGAN ULANG PASIEN PROLANIS DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PERKOTAAN KOTA PALEMBANG
Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang diimplementasikan secara terintegrasi untuk mencegah dan mengendalikan penyakit kronis, termasuk DM. Keberhasilan program Prolanis dan PRB sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam melakukan kunjungan ulang secara teratur untuk pemantauan kondisi kesehatan dan penyesuaian terapi studi ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang mempengaruhi Pemanfaatan kunjungan ulang pasien prolanis diabetes melitus di Puskesmas Perkotaan Kota Palembang. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 110 pasien Prolanis diabetes melitus di Puskesmas Perkotaan Kota Palembang. Penelitian ini mengadaptasi Diabetes Knowledge Scale (DKS) yang telah divalidasi dalam bahasa Indonesia untuk mengukur pengetahuan diabetes melitusSikap terhadap pengobatan diukur menggunakan Treatment Attitude Questionnaire yang telah diadaptasi, sedangkan dukungan sosial diukur dengan mengadaptasi Family Support Scale dan Peer Support Scale. Hasil terdapat hubungan yang signifikan antara usia, pendidikan terakhir, pengetahuan, sikap, jarak ke rumah sakit, dukungan keluarga, persepsi kondisi kesehatan dengan pemanfaatan kunjungan ulang, sementara untuk variabel pekerjaan dan status ekonomi tidak memiliki hubungan yang signifikan. Variabel yang paling dominan yakni dukungan keluarga dengan nilai odd ratio sebesar 6,726. Hal ini mengindikasikan bahwa responden dengan dukungan keluarga yang baik memiliki peluang sekitar 6,7 kali lebih rutin untuk melakukan kunjungan ulang dibanding responden dengan dukungan keluarga yang kurang.
No other version available