Skripsi
HUBUNGAN SENAM HAMIL DAN ASUPAN ANTIOKSIDAN DENGAN KADAR STRES OKSIDATIF PADA IBU HAMIL DI KOTA PALEMBANG
ABSTRAK Latar belakang : Stres oksidatif terjadi saat kadar radikal bebas dan ROS yang diproduksi tidak seimbang dengan antioksidan. Senam hamil merupakan salah satu aktivitas fisik yang dapat meningkatkan enzim antioksidan untuk menyeimbangkan peningkatan ROS. Penerapan program senam hamil telah dilaksanakan di Puskesmas Kota Palembang namun hanya sedikit ibu hamil yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara senam hamil dan asupan antioksidan dengan kadar stres oksidatif pada ibu hamil di Kota Palembang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan cara pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66. Data karakteristik diperoleh melalui wawancara. Data asupan vitamin C dan vitamin E diperoleh dengan food recall 3x24 jam. Kadar stres oksidatif diperoleh dengan pemeriksaan Malondialdehid (MDA) dalam serum darah dengan alat spektrofotometri. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji chi square dan uji t-independen, dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Hasil: Dalam penelitian ini ibu hamil yang tidak mengikuti senam hamil sebesar 66,7%, memiliki asupan vitamin C dan vitamin E kurang sebesar 72,7% dan 78,8% dan kadar MDA normal sebesar 53%. Ada hubungan bermakna antara senam hamil dan asupan vitamin C dengan kadar stres oksidatif pada ibu hamil di Kota Palembang. Faktor dominan yang berpengaruh adalah asupan vitamin C setelah dikontrol dengan variabel lain (OR=9,529). Kesimpulan : Diperlukan konseling, informasi dan edukasi tentang asupan antioksidan bagi ibu hamil dan pentingnya kegiatan senam hamil sebagai upaya pencegahan peningkatan kadar stres oksidatif.
No other version available