Skripsi
KARAKTERISASI FASIES HIDROKIMIA AIRTANAH GEOSITE DANAU RAYO, MUSI RAWAS UTARA, SUMATERA SELATAN
Penelitian ini dilakukan di Danau Rayo, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, dengan luas area 1,2 × 1,2 km yang bertujuan mengidentifikasi fasies hidrokimia dan mekanisme yang mengontrol evolusi. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel air tanah dan air permukaan, pengukuran parameter fisika, serta analisis laboratorium terhadap ion utama. Interpretasi fasies hidrokimia menggunakan Diagram Piper dan Diagram Stiff, disertai analisis rasio hidrokimia dan Chloro-Alkaline Index (CAI) untuk mengidentifikasi mekanisme pengontrol kimia air. Hasil penelitian menunjukkan air tanah tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa,dengan nilai TDS antara 5,91–63,6 ppm dan DHL 14,32–124,5 µS/cm yang tergolong air tawar dengan kualitas sangat baik. Seluruh sampel didominasi fasies Ca–HCO₃ yang merupakan zona recharge dan mencerminkan tipe air meteoric hasil infiltrasi air hujan. Mekanisme geokimia utama dikontrol oleh infiltrasi air meteorit yang mengalami interaksi dengan material akuifer melalui proses pelapukan mineral, dengan indikasi pertukaran ion. Dominasi fasies Ca–HCO₃ serta nilai TDS dan DHL yang rendah menunjukkan air tanah layak dimanfaatkan sebagai sumber air bersih, meskipun tetap memerlukan pengelolaan untuk konsumsi langsung dan rentan terhadap pencemaran permukaan sehingga diperlukan penetapan zona perlindungan, pembatasan pemanfaatan, serta monitoring kualitas air. Karakter fasies hidrokimia menunjukkan nilai geoheritage yang mendukung pengembangan Danau Rayo sebagai geoheritage berbasis hidrogeologi.
No other version available