Skripsi
ANALISIS PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR), INFLASI, DAN BI 7-DAY REVERSE REPO RATE (BI7DRR) TERHADAP NON PERFORMING LOAN (NPL) PADA BANK UMUM MILIK NEGARA (BUMN) DI INDONESIA PERIODE 2015-2024
Non Performing Loan (NPL) merupakan indikator utama dalam menilai kesehatan dan risiko kredit perbankan, khususnya pada Bank Umum Milik Negara (BUMN) yang memiliki peran strategis dalam penyaluran kredit di Indonesia. Risiko kredit dipengaruhi oleh faktor internal perbankan serta kondisi makroekonomi dan kebijakan moneter. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), inflasi, dan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) terhadap NPL pada bank BUMN di Indonesia selama periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan data panel empat bank BUMN dengan metode regresi data panel Fixed Effect Model (FEM), serta memasukkan variabel dummy Covid-19 dan variabel NPL satu dan dua periode sebelumnya guna menangkap dinamika risiko kredit. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa LDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL. Sementara itu, inflasi dan BI7DRR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPL. Variabel dummy Covid-19 berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL, yang mengindikasikan peningkatan rasio kredit selama periode pandemi. Selain itu, NPL satu periode sebelumnya berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL periode berjalan, sedangkan NPL dua periode sebelumnya berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap NPL. Kata kunci: Non Performing Loan, LDR, Inflasi, BI7DRR, Bank BUMN