Skripsi
PENERAPAN CORETAX DARI PERSPEKTIF TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DALAM MENDUKUNG REFORMASI ADMINISTRASI PERPAJAKAN PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA PROVINSI SUMATERA SELATAN
Penerapan Core Tax Administration System (Coretax) merupakan bagian dari reformasi administrasi perpajakan berbasis digital yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Coretax dari perspektif Technology Acceptance Model (TAM) dalam mendukung reformasi administrasi perpajakan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan utama pegawai bagian keuangan yang menggunakan Coretax secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan Coretax di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan kerangka TAM belum berjalan secara maksimal. Hal ini disebabkan oleh dua aspek, khususnya pada persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use) dan sikap dalam menggunakan (Attitude Toward Using). Dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala seperti ketidaksinkronan data, kebutuhan verifikasi manual, serta gangguan sistem yang memengaruhi kemudahan penggunaan dan menambah beban kerja pegawai. Kondisi ini menunjukkan bahwa penerimaan Coretax oleh pengguna internal masih menghadapi berbagai keterbatasan, sehingga diperlukan perbaikan sistem, peningkatan dukungan teknis, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia agar implementasi Coretax dapat berjalan lebih efektif di lingkungan pemerintah daerah. Kata Kunci: Coretax, Administrasi Perpajakan, Technology Acceptance Model (TAM).
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| PERSEPSI WAJIB PAJAK KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA PALEMBANG ILIR BARAT TERHADAP REBRANDING LAYANAN PERPAJAKAN MELALUI REFORMASI ADMINISTRASI PERPAJAKAN (RAP) | en |