Skripsi
PENGARUH METODE PENGELASAN SMAW, ASETILIN, TIG DAN MIG TERHADAP KETAHANAN KOROSI BAJA STAINLESS STEEL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pengelasan SMAW, asetilin, TIG, dan MIG terhadap ketahanan korosi baja stainless steel 304 menggunakan metode uji kehilangan massa. Spesimen hasil pengelasan direndam dalam larutan NaCl 3,5% selama 672 jam untuk mensimulasikan lingkungan korosif, kemudian produk korosi dihilangkan menggunakan larutan asam nitrat (HNO₃) 15% sebelum dilakukan penimbangan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh spesimen mengalami penurunan massa akibat proses korosi, dengan persentase kehilangan massa tertinggi terjadi pada metode pengelasan Asetilin sebesar 3,818%, SMAW 1,514%, MIG 1,352%, dan nilai terendah pada metode TIG 0,046%. Perbedaan ketahanan korosi ini dipengaruhi oleh karakteristik proses pengelasan dan kualitas struktur logam pada daerah las, dimana metode TIG memberikan ketahanan korosi terbaik. Dengan demikian, metode pengelasan terbukti berpengaruh terhadap ketahanan korosi stainless steel 304 pada lingkungan NaCl. Kata Kunci : korosi, stainless steel 304, metode pengelasan, kehilangan massa, ketahanan korosi.
No other version available