Skripsi
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM KONSERVASI IKAN BELIDA (STUDI PADA PROGRAM CSR BELIDA MUSI LESTARI OLEH PT KILANG PERTAMINA INTERNASIONAL RU III PLAJU)
Ikan belida (Chitala lopis) merupakan spesies endemik perairan tawar Indonesia yang menjadi ikon kota Palembang serta memiliki nilai ekologis, ekonomis, dan budaya. Namun, populasi ikan belida di Sumatera Selatan semakin terancarn akibat eksploitasi berlebih, degradasi habitat, praktik illegal fishing bat dari lemahnya penegakan hukum, serta rendahnya pemahaman mengenai pelestarian dan budidaya ikan belida. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses collaborative governance dalam pelaksanaan Program CSR Belida Musi Lestari oleh PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju dengan menggunakan model Ansell dan Gash (2008) yang mencakup kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan perusahaan, lembaga riset, akademisi, pemerintah daerah, dan kelompok pembudidaya ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakseimbangan sumber daya antaraktor mendorong kerja sama lintas sektor. Desain kelembagaan yang bersifat fleksibel dan kepemimpinan fasilitatif yang terpusat pada aktor utama cukup efektif dalam tahap implementasi, namun belum sepenuhnya menjamin keberlanjutan kolaborasi jangka panjang. Secara keseluruhan, proses collaborative governance telah berjalan cukup baik, ditandai dengan dialog tatap muka, pembangunan kepercayaan, pemahaman bersama, komitmen kolaboratif, serta capaian hasil sementara berupa peningkatan kapasitas masyarakat dan upaya pemulihan populasi ikan belida.