Skripsi
PERAN KOORDINASI FISKAL–MONETER DAN KETIDAKPASTIAN KEBIJAKAN EKONOMI TERHADAP KREDIT PERBANKAN: STUDI PADA NEGARA HIGH INCOME
Gejolak ekonomi global dan meningkatnya ketidakpastian kebijakan menimbulkan tantangan terhadap kredit perbankan, khususnya di negara high income. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kebijakan fiskal, kebijakan moneter, dan ketidakpastian kebijakan ekonomi terhadap kredit perbankan pada enam negara high income selama periode 2005–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari World Bank, International Monetary Fund, dan laman Policy Uncertainty. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah, penerimaan pajak, dan jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kredit perbankan. Sebaliknya, real interest rate dan ketidakpastian kebijakan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan. Selain itu, koordinasi kebijakan fiskal dan moneter menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa koordinasi kebijakan fiskal dan moneter memperkuat ekspansi kredit. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilitas makroekonomi, kredibilitas kebijakan, serta sinergi fiskal–moneter dalam menjaga keberlanjutan intermediasi perbankan di negara high income.