Skripsi
PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L.) TERHADAP AKTIVITAS SEDATIF MENCIT JANTAN (Mus musculus L.) GALUR SWISS WEBSTER SERTA SUMBANGANNYA SEBAGAI LKPD PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA
Daun srikaya (Annona squamosa L.) mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan triterpenoid yang berpotensi menimbulkan efek sedatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh serta dosis efektif ekstrak etanol daun srikaya terhadap efek sedatif pada mencit jantan galur Swiss Webster. Penelitian menggunakan RAL dengan 25 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kontrol negatif (Tween 80), 3 kelompok perlakuan ekstrak etanol daun srikaya dengan dosis 1,876; 3,75; dan 7,5 mg/kg BB, serta kontrol positif menggunakan obat melatonin. Perlakuan diberikan secara oral dan setelah 30 menit dilakukan uji rotarod untuk mengukur lama waktu bertahan mencit. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Duncan. Terdapat pengaruh efek sedatif ekstrak etanol daun srikaya pada tiap perlakuan dengan rata-rata P- (106.944), P+ (19.1), P1 (43.328), P2 (15.796), P3 (4.334). Secara statistik menggunakn uji ANOVA menunjukkan bahwa esktrak etnaol daun srikaya memiliki signifikan (P < 0,05), adapun hasil uji duncan menunjukkan bahwa P2 (3,75 mg/kg BB) merupakan dosis paling efektif dengan rata-rata waktu ketahanan hanya 15,796 detik mendekati rata-rata capaian kontrol positif obat melatonin 19,1 detik. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun srikaya berpengaruh signifikan dalam menimbulkan efek sedatif. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar Biologi SMA kelas XII pada materi sistem saraf. Kata kunci: Srikaya, Sedatif, Mencit, Biologi, Lama waktu rotarod
No other version available