Skripsi
UPAYA KEBIJAKAN AMERIKA SERIKAT MENANGKAL DOMINASI HUAWEI DALAM PENGEMBANGAN JARINGAN 5G GLOBAL
Perkembangan teknologi komunikasi global khususnya jaringan 5G, telah menjadi arena baru persaingan geopolitik dan keamanan nasional. Amerika Serikat memandang dominasi Huawei dalam pengembangan jaringan 5G sebagai ancaman strategis terhadap keamanan nasional dan hegemonni teknologi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Amerika Serikat membentuk kebijakan dalam menangkal dominasi Huawei pada pengembangan jaringan 5G global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data analisis dokumen, meliputi laporan lembaga internasional, publikasi akademik, serta sumber tertulis atau digital kredibel yang relevan. Penelitian ini menggunakan teori Two-Level Game oleh Robert D. Putnam untuk menjelaskan interaksi antara tekanan politik domestik dan strategi internasional dalam membentuk kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan kebijakan AS terhadap Huawei dipengaruhi oleh tekanan politik domestik yang kuat, khususnya dari kongres, lembaga keamanan nasional, dan komunitas intelijen yang membingkai Huawei sebagai ancaman nasional. Tekanan domestik tersebut mempersempit win-set pemerintah AS dan membatasi kompromi kebijakan. Kondisi ini mendorong AS untuk menerapkan kebijakan luar negeri yang tegas dan koersif, seperti pembatasan teknologi, sanksi ekonomi, serta tekanan diplomatik terhadap negara-negara sekutu agar tidak menggunakan teknologi Huawei dalam pembangunan jaringan 5G. Kebijakan tersebut berdampak pada fragmentasi ekosistem teknologi global dan meningkatnya politisasi teknologi dalam hubungan internasional. Kata kunci: 5G, Amerika Serikat, Huawei, Kebijakan Luar Negeri, Two-Level Game