Skripsi
ANALISIS TIME SERIES KEJADIAN TUBERKULOSIS (TB) ANAK DI KOTA PALEMBANG TAHUN 2021-2024
Tuberkulosis (TB) anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Palembang, yang mencerminkan masih berlangsungnya penularan di masyarakat serta tingginya kerentanan anak, khususnya balita. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi, tren, dan melakukan peramalan kasus TB anak di Kota Palembang. Penelitian menggunakan desain observasional kuantitatif dengan pendekatan retrospektif berdasarkan data sekunder kasus TB anak usia 0-14 tahun dari Dinas Kesehatan Kota Palembang periode Januari 2021-Agustus 2025. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan distribusi kasus menurut jenis kelamin dan kelompok usia, sedangkan analisis deret waktu metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) digunakan untuk menganalisis tren dan memprediksi kasus hingga tahun 2030. Hasil menunjukkan kejadian TB anak berpola fluktuatif dengan puncak pada tahun 2022, lebih banyak terjadi pada anak laki-laki dan dominan pada usia 0-4 tahun. Model ARIMA (0,1,1) merupakan model terbaik dengan akurasi peramalan yang memadai, dan hasil peramalan menunjukkan jumlah kasus periode 2025-2030 relatif stabil dengan kecenderungan meningkat bertahap yaitu berkisar antara 34-38 kasus per bulan dengan error RMSE 16.635, MAE 12.411, dan MAPE 21.257%. Penelitian ini menunjukkan TB anak di Kota Palembang masih memerlukan perhatian berkelanjutan, terutama pada kelompok balita, sehingga diperlukan penguatan skrining TB anak, penemuan kasus aktif pada kontak serumah pasien TB dewasa, serta pemanfaatan hasil peramalan sebagai dasar perencanaan program pengendalian TB anak untuk mendukung target eliminasi TB tahun 2030. Kata kunci : Tuberkulosis Anak, Time Series, ARIMA, Peramalan