Skripsi
PERAN BANK INDONESIA MELALUI QRIS DALAM MENINGKATKAN KONEKTIVITAS SISTEM PEMBAYARAN DI KAWASAN ASEAN
*ABSTRAK* Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam meningkatkan konektivitas sistem pembayaran di kawasan ASEAN dalam konteks integrasi ekonomi regional dan dinamika ekonomi politik global. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya ketergantungan negara-negara ASEAN terhadap dolar Amerika Serikat dalam transaksi lintas batas, yang berimplikasi pada biaya transaksi tinggi serta kerentanan terhadap fluktuasi eksternal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kerangka teori Ekonomi Politik Global Robert Gilpin, penelitian ini menelaah peran QRIS, khususnya melalui implementasi QRIS cross-border, sebagai instrumen diplomasi ekonomi digital Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas inklusi keuangan, serta mendorong interoperabilitas sistem pembayaran antarnegara melalui kerja sama antarbank sentral di ASEAN. Selain itu, penggunaan mekanisme Local Currency Settlement (LCS) dalam QRIS lintas batas mampu mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan memperkuat kemandirian moneter kawasan. Dengan demikian, QRIS tidak hanya berfungsi sebagai inovasi teknologi pembayaran, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat konektivitas sistem pembayaran dan integrasi ekonomi regional di ASEAN. Kata kunci: QRIS, konektivitas sistem pembayaran, ASEAN, QRIS cross-border, inklusi keuangan, Local Currency Settlement, dedolarisasi, diplomasi ekonomi digital.
No other version available