Skripsi
MAKNA DAN TINDAKAN SOSIAL MAHASISWA BEKERJA PARUH WAKTU DI UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Penelitian ini mengkaji fenomena mahasiswa Universitas Sriwijaya yang bekerja paruh waktu dengan fokus pada makna dan tindakan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna kerja paruh waktu bagi mahasiswa, serta tindakan sosial mahasiswa dalam menjalani kerja paruh waktu untuk menghadapi tuntutan ekonomi dan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 10 mahasiswa Universitas Sriwijaya yang bekerja paruh waktu dari berbagai fakultas dan jenis pekerjaan. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bekerja paruh waktu dimaknai sebagai pemenuhan kebutuhan hidup, bentuk kemandirian, serta persiapan masa depan melalui penguatan keterampilan dan pengembangan minat. Mahasiswa cenderung memilih pekerjaan fleksibel, membatasi jam kerja, dan mengatur waktu secara terencana untuk menjaga prioritas akademik. Peran ganda tidak selalu menimbulkan konflik karena mahasiswa melakukan penyesuaian melalui komunikasi terbuka dan pengendalian diri. Temuan ini menunjukkan dominasi tindakan rasional instrumental yang diperkuat oleh rasional nilai dalam komitmen terhadap pendidikan dan tanggung jawab keluarga. Dengan demikian, bekerja paruh waktu merupakan tindakan sosial yang bermakna dan rasional, lahir dari interpretasi subjektif mahasiswa terhadap situasi sosial yang dihadapinya. Kata kunci: Makna, Tindakan Sosial, Bekerja Paruh Waktu, Mahasiswa Pekerja, Max Weber, Universitas Sriwijaya
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| PROBABILITAS BEKERJA PARUH WAKTU MAHASISWA PENERIMA BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS SRIWIJAYA | id |