Skripsi
KEPENTINGAN NASIONAL INDONESIA DALAM PENANGANAN PENGUNGSI ROHINGYA
Krisis pengungsi Rohingya merupakan salah satu krisis kemanusiaan terbesar di Asia Tenggara yang berdampak luas terhadap stabilitas regional dan internasional. Konflik yang berpusat di Rakhine State, Myanmar, telah menyebabkan gelombang pengungsian besar-besaran ke negara-negara tetangga, termasuk Indonesia. Sebagai negara dengan prinsip politik luar negeri bebas-aktif dan komitmen terhadap nilai kemanusiaan, Indonesia tidak hanya menerima pengungsi Rohingya, tetapi juga memberikan bantuan luar negeri sebagai bagian dari respons diplomatik dan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepentingan nasional Indonesia dalam memberikan bantuan luar negeri terhadap krisis pengungsi Rohingya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Kerangka teori yang digunakan adalah konsep kepentingan nasional dan teori motivasi bantuan luar negeri dari Carol Lancaster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan bantuan luar negeri Indonesia terhadap Rohingya merupakan bentuk penerapan multi-motif bantuan luar negeri. Bantuan luar negeri Indonesia kepada Rohingya mencerminkan kombinasi antara kepentingan normatif dan strategis dalam kerangka politik luar negeri bebas-aktif. Pendekatan diplomasi konstruktif yang ditempuh Indonesia menunjukkan bahwa bantuan luar negeri dapat menjadi instrumen efektif dalam mencapai kepentingan nasional. Kata kunci: Kepentingan Nasional, Bantuan Luar Negeri, Rohingya, Politik Luar Negeri Bebas-Aktif, ASEAN, Diplomasi Kemanusiaan.
No other version available