Skripsi
PENGUATAN KAPASITAS ORGANISASI DALAM MENDUKUNG PENGGUNAAN ABSENSI FINGERPRINT PADA BIRO ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tentu, ini adalah pengetikan ulang teks dari gambar yang Anda lampirkan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis Penguatan Kapasitas Organisasi dalam Mendukung Penggunaan Absensi Fingerprint pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan teori kapasitas organisasi Horton (2003) yang mencakup lima dimensi: sumber daya manusia, teknologi, kepemimpinan strategis, manajemen proses, dan jejaring kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kapasitas organisasi dalam penggunaan absensi Fingerprint pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan belum maksimal. Hal ini ditunjukkan pada aspek sumber daya manusia belum maksimal karena kesadaran dan komitmen pegawai masih belum merata. Sementara itu, aspek kepemimpinan strategis masih kurangnya ketegasan pimpinan dalam penegakan sanksi sehingga belum berdampak kepada seluruh pegawai. Kendala pada dimensi manajemen proses disebabkan oleh tidak ada prosedur tertulis dan proses rekapitulasi yang masih bergantung pada penginputan manual. Penelitian ini merekomendasikan beberapa hal yaitu melakukan pembinaan disiplin terhadap pegawai, konsistensi pengawasan dan penegakan sanksi oleh pimpinan, penyusunan SOP tertulis terkait pelaksanaan absensi Fingerprint dan pengembangan sistem rekapitulasi absensi yang lebih terintegrasi. Kata Kunci: Kapasitas organisasi, absensi fingerprint, kedisiplinan ASN, Biro Organisasi.
No other version available