The Sriwijaya University Library

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Login
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KEDUDUKAN BARANG BUKTI UNTUK MENENTUKAN STATUS PELAKU SEBAGAI PENGEDAR ATAU PEMAKAI DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA MENURUT UNDANG UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA
Bookmark Share

Skripsi

KEDUDUKAN BARANG BUKTI UNTUK MENENTUKAN STATUS PELAKU SEBAGAI PENGEDAR ATAU PEMAKAI DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA MENURUT UNDANG UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA

Urbaningrum, Anas - Personal Name;

Penyalahgunaan dan peredaran narkotika merupakan kejahatan serius yang berdampak luas terhadap kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat. Salah satu persoalan krusial dalam penegakan hukum narkotika adalah penentuan status hukum pelaku, apakah sebagai pengguna atau pengedar, yang implikasinya sangat menentukan jenis dan beratnya sanksi pidana yang dijatuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kedudukan barang bukti dalam penetapan status pelaku tindak pidana narkotika menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, serta menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pada Perkara Nomor 299/Pid.Sus/2024/PN Jbg dan Perkara Nomor 250/Pid.Sus/2024/PN Jbg. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tidak menyediakan kriteria kuantitatif yang eksplisit untuk membedakan pengedar dan pengguna berdasarkan jumlah barang bukti. Penetapan status pelaku seharusnya tidak hanya didasarkan pada kuantitas barang bukti, melainkan harus mempertimbangkan seluruh alat bukti secara komprehensif, termasuk niat pelaku, pola perilaku, dan keterangan saksi. Adapun analisis terhadap kedua putusan menunjukkan bahwa majelis hakim telah memenuhi syarat pembuktian formal berdasarkan sistem negatief wettelijk sebagaimana diatur Pasal 183 KUHAP. Namun demikian, pertimbangan hakim cenderung legalistik dan formalistik dengan menempatkan barang bukti sebagai tolok ukur utama, sehingga belum sepenuhnya mewujudkan keadilan substantif dan asas proporsionalitas pemidanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan regulasi yang lebih tegas dan terperinci mengenai fungsi barang bukti dalam penetapan status pelaku narkotika, serta hakim perlu lebih menyeimbangkan pertimbangan yuridis dan non-yuridis agar putusan tidak hanya memenuhi kepastian hukum, tetapi juga mencerminkan keadilan dan kemanfaatan hukum. Kata Kunci: Barang Bukti, Narkotika, Pengedar, Pengguna, Pertimbangan Hakim


Availability
#
Central Library (Reference) T1948302026
T194830
Available but not for loan - Not for Loan
Detail Information
Series Title
-
Call Number
T1948302026
Publisher
Indralaya : Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya., 2026
Collation
x, 87 hlm.; ilus.; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
345.020 7
Content Type
Text
Media Type
unmediated
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Prodi Ilmu Hukum
Barang Bukti Narkotika
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
KA
Other version/related
TitleEditionLanguage
LEGALITAS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOTIKA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2004 TENTANG KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA.id
REGULASI DAN MEKANISME PENJATUHAN SANKSI TERHADAP PENYIDIK POLRI YANG MENGGUNAKAN ATAU MENJUAL BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL OPERASI TANGKAP TANGANid
KENDALA JAKSA DALAM PENERAPAN FRASE “DIRAMPAS UNTUK NEGARA” PADA UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA TERHADAP BARANG BUKTI NARKOTIKAid
File Attachment
  • KEDUDUKAN BARANG BUKTI UNTUK MENENTUKAN STATUS PELAKU SEBAGAI PENGEDAR ATAU PEMAKAI DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA MENURUT UNDANG UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA
Comments

You must be logged in to post a comment

The Sriwijaya University Library
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?