Skripsi
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST KEMOTERAPI KANKER PAYUDARA DENGAN INTERVENSI PEMBERIAN AROMATERAPI TERHADAP MASALAH KEPERAWATAN NAUSEA DI RUANG RAWAT INAP RSUP DR. MOH. HOESIN PALEMBANG
Pendahuluan: Kanker payudara merupakan keganasan terbanyak pada perempuan dan kemoterapi menjadi salah satu terapi utamanya. Namun, kemoterapi menimbulkan efek samping signifikan, terutama nausea (mual), yang terjadi pada hingga 80% pasien akibat aktivasi neurotransmiter serotonin pada chemoreceptor trigger zone (CTZ). Nausea yang tidak tertangani dapat menurunkan asupan nutrisi, mengganggu kualitas hidup, dan mempengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani terapi lanjutan. Aromaterapi sebagai intervensi nonfarmakologis terbukti efektif melalui mekanisme stimulasi sistem olfaktori yang berdampak pada sistem limbik otak dalam menurunkan sensasi mual. Tujuan: Menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien Ca Mammae post kemoterapi dengan pemberian intervensi aromaterapi untuk mengatasi masalah keperawatan nausea di Ruang Rawat Inap RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap 3 pasien Ca Mammae yang menjalani kemoterapi di ruang rawat inap RSUP Mohammad Hoesin Palembang. Hasil: Pemberian aromaterapi (eucalyptus dan citrus) selama tiga hari, masalah nausea teratasi pada ketiga pasien yang ditandai dengan penurunan skala mual, berkurangnya rasa ingin muntah, serta peningkatan kenyamanan pasien. Pembahasan: Aromaterapi merupakan intervensi komplementer yang aman, mudah diterapkan, ekonomis, dan efektif dalam menurunkan nausea pada pasien kanker payudara post kemoterapi. Simpulan: Penerapan intervensi aromaterapi sangat efektif dalam mengatasi mual muntah pada pasien post kemoterapi kanker payudara. Kata kunci: Aromaterapi, Ca Mammae, Nausea, Post Kemoterapi
No other version available