Skripsi
ANALISIS HUKUM PEMBUKTIAN VIDEO UNBOXING ATAS KETIDAKJUJURAN KONSUMEN DALAM PERJANJIAN JUAL BELI ONLINE
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi informasi mendorong pertumbuhan pesat transaksi jual beli secara online, di mana video unboxing menjadi bukti visual yang krusial dalam penyelesaian sengketa. Namun, fenomena ini juga memicu sengketa akibat ketidakjujuran pihak konsumen yang merugikan pelaku usaha secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip kejujuran dalam perjanjian jual beli online terkait pembuktian video unboxing serta menganalisis tanggung jawab konsumen terhadap pelaku usaha yang dirugikan akibat ketidakjujuran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus pada kasus BoxandTale di Tokopedia. Bahan hukum dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menelaah keterkaitan antara teori hukum dan fakta hukum yang terjadi di lapangan secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip kejujuran dalam perjanjian jual beli secara online terkait dengan pembuktian video unboxing belum diterapkan oleh konsumen. Konsumen memiliki kewajiban hukum untuk bertindak jujur sesuai Pasal 1338 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Pasal 5 Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Tindakan manipulasi video unboxing dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPerdata. Terkait tanggung jawab konsumen, hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab konsumen terhadap pelaku usaha yang dirugikan akibat ketidakjujuran konsumen terkait dengan pembuktian video unboxing dapat dipertanggungjawabkan akibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh konsumen secara sengaja (Intentional Torts). Akibatnya, konsumen bertanggung jawab secara perdata untuk mengganti kerugian materiil dan immateriil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penegakan prinsip kejujuran dan pertanggungjawaban hukum konsumen secara tegas sangat penting untuk menciptakan keadilan dan keseimbangan hak serta kewajiban dalam ekosistem e-commerce yang berkembang pesat di Indonesia pada saat ini secara efektif.
No other version available