Skripsi
APLIKASI ZEOLIT CAIR PADA MEDIA TRANSPORTASI BENIH IKAN NILEM (Osteochilus vittatus)
Transportasi benih ikan nilem sistem tertutup dengan durasi yang lama berpotensi menurunkan kualitas air dan tingkat kelangsungan hidup benih ikan nilem pascatransportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan zeolit cair yang sesuai pada media transportasi benih ikan nilem sehingga dapat mempertahankan kualitas air, menekan tingkat stres dan mempertahankan kelangsungan hidup benih ikan nilem tetap tinggi selama pengangkutan 24 jam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan yaitu penambahan zeolit cair pada media transportasi benih ikan nilem sebagai berikut: 0 mL L-1 (P0), 3,5 mL L-1 (P1), 7 mL L-1 (P2), 10,5 mL L-1 (P3) dan 14 mL L-1 (P4). Benih ikan nilem uji yang digunakan berukuran 6,0±0,5 cm dengan kepadatan 20 ekor L-1 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan zeolit cair dengan dosis 10,5 mL L-1 berbeda nyata dalam menekan kadar amonia hingga 0,0077 mg L-1 , mempertahankan kadar glukosa darah pada kondisi normal 41,67 mg dL-1 , menurunkan tingkat konsumsi oksigen 0,203 mg O2 g -1 jam-1 , dan mempertahankan kelangsungan hidup hingga 100% sesaat pascatransportasi 24 jam, serta mempertahankan respons dan tingkah laku tetap tinggi selama masa pemulihan. Di akhir masa pemulihan tidak terdapat pengaruh yang nyata terhadap nilai tingkat konsumsi oksigen, pertumbuhan bobot mutlak, efisiensi pakan, suhu, pH dan kadar oksigen terlarut, namun kadar amonia perlakuan P3 berbeda nyata lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya.
No other version available