Skripsi
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI DAN JENIS KANKER DENGAN STATUS GIZI PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG
Pasien kanker yang menjalani kemoterapi sering mengalami penurunan asupan zat gizi akibat efek samping pengobatan, sehingga dapat memengaruhi status gizi dan proses terapi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan asupan zat gizi dan jenis kanker dengan status gizi pada pasien kanker di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 102 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data asupan energi, protein, karbohidrat, dan lemak diperoleh menggunakan SQ-FFQ, sedangkan status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (68,3%), berpendidikan SMA/sederajat (40,6%), berada pada stadium III (42,2%), dan menderita kanker non-pencernaan (90,2%). Lebih dari setengah responden memiliki asupan energi, protein, dan karbohidrat kurang. Mayoritas responden memiliki status gizi baik (84,3%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara asupan energi, protein, karbohidrat, dan jenis kanker dengan status gizi (p = 0,030; p = 0,024; p = 0,016; p = 0,048), sedangkan asupan lemak tidak berhubungan (p = 0,694). Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan asupan makan pasien mempengaruhi status gizi sehingga disarankan kepada pasien kanker untuk menyesuaikan asupan zat gizi sesuai kebutuhan agar status gizi tetap berada pada nilai normal.
No other version available