Skripsi
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Perkembangan teknologi digital meningkatkan penggunaan TikTok di kalangan mahasiswa, yang apabila digunakan secara berlebihan terutama pada malam hari berpotensi mengganggu kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perhatian, penghayatan, durasi, dan frekuensi penggunaan TikTok dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain crosssectional. Sampel penelitian berjumlah 306 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui Google Form dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta regresi logistik berganda. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara perhatian (pvalue = 0,005; OR = 3,252), penghayatan (p-value = 0,001; OR = 3,719), durasi (pvalue = 0,007; OR = 3,111), dan frekuensi penggunaan TikTok (p-value = 0,000; OR = 5,339) dengan kualitas tidur. Selain itu, hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa frekuensi penggunaan TikTok merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kualitas tidur (p-value = 0,013; OR = 3,328; CI 95% = 1,293–8,566). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara intensitas penggunaan TikTok dengan kualitas tidur mahasiswa, dengan frekuensi penggunaan sebagai variabel yang paling dominan. Mahasiswa disarankan membatasi penggunaan TikTok pada malam hari dengan durasi ≤ 3 jam dan frekuensi ≤ 4 kali, serta menerapkan sleep hygiene (manajemen waktu tidur). Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya disarankan melaksanakan program promosi kesehatan terkait penggunaan media sosial dan kualitas tidur mahasiswa. Selain itu, peneliti selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain yang berhubungan dengan kualitas tidur agar hasil penelitian lebih komprehensif.
No other version available