Skripsi
UNIQLO DALAM PERSPEKTIF NEOMARXISME : EKSPLOITASI TENAGA KERJA DALAM KONSEP HEGEMONI BUDAYA DAN ALIENASI
Penelitian ini membahas eksploitasi yang dilakukan perusahaan Uniqlo dan bagaimana relevansinya dengan perspektif Neomarxisme dalam Studi Hubungan Internasional, khususnya dalam praktik eksploitasi. Strategi ekspansi global Uniqlo ini dianalisis melalui kerangka teori Neomarxisme untuk memahami dinamika akumulasi kapital, struktur ketergantungan dalam sistem ekonomi internasional, eksploitasi ketenagakerjaan, ketimpangan relasi produksi, dan struktur ketergantungan dalam sistem ekonomi internasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang bersumber dari studi literatur, jurnal ilmiah, dan laporan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspansi global Uniqlo, sebagai bagian dari Fast Retailing, dilakukan melalui integrasi rantai pasok, efisiensi produksi, dan penetrasi pasar internasional yang mencerminkan praktik akumulasi kapital serta membuka ruang terjadinya eksploitasi dalam relasi produksi global, terutama di negara-negara berkembang yang berperan sebagai basis produksi berbiaya rendah. Dalam perspektif Neomarxisme, kondisi ini menunjukkan reproduksi ketimpangan struktural antara negara pusat dan pinggiran serta memperkuat dominasi kapital transnasional. Penelitian ini menjelaskan bagaimana perusahaan multinasional industri fashion memainkan peran penting dalam ketimpangan relasi kuasa antara pemilik modal dan buruh. Kata kunci: Fast Fashion, Neomarxisme, Eksploitasi, Ekspansi Global, Uniqlo
No other version available