The Sriwijaya University Library

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Login
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of DIPLOMASI KEBUDAYAAN TIONGKOK MELALUI VIDEO GAME BLACK MYTH: WUKONG
Bookmark Share

Skripsi

DIPLOMASI KEBUDAYAAN TIONGKOK MELALUI VIDEO GAME BLACK MYTH: WUKONG

Saputri, Ananda - Personal Name;

ABSTRAK Video game sebagai bentuk media interaktif kontemporer memiliki potensi yang signifikan dalam melaksanakan diplomasi kebudayaan. Namun, perhatian akademis sejauh ini sebagian besar terfokus pada bentuk-bentuk instrumen tradisional seperti pameran fisik, seni pertunjukan, dan promosi kuliner. Dalam konteks ini, penelitian ini mengeksplorasi peran video game Black Myth: Wukong sebagai diplomasi kebudayaan Tiongkok dalam memperkuat pengaruh budaya dan kekuatan lunaknya di kancah global. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori diplomasi kebudayaan dan lima konsep diplomasi kebudayaan yang dikembangkan oleh Tulus Warsito dan Wahyuni Kartikasari (2007), yaitu bentuk, tujuan, sarana, cara, dan situasi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui studi pustaka. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Black Myth: Wukong mencerminkan bentuk eksibisi digital yang masif dan interaktif. Tujuan dari diplomasi ini mencakup pengakuan (recognition), yang menuntut afirmasi global atas filosofi sejarah dan kualitas game kelas triple-A (AAA) asal Tiongkok. Sarana yang digunakan meliputi infrastruktur distribusi digital, serta suprastruktur yang memicu dampak nyata pada sektor pariwisata, pendidikan, ekonomi, dan pembentukan opini publik global. Diplomasi dilakukan secara tidak langsung oleh aktor nonnegara, yaitu pengembang Game Science, yang secara efektif mereduksi stigma propaganda politik. Diplomasi ini berlangsung dalam kondisi pasar budaya yang stabil, namun tetap menghadapi beberapa tantangan seperti hegemoni Barat serta rivalitas geopolitik dan teknologi antara Tiongkok dan negara-negara Barat. Penelitian ini menegaskan bahwa video game merupakan instrumen kekuatan lunak (soft power) nonkoersif yang strategis dan berkelanjutan dalam diplomasi kebudayaan Tiongkok kontemporer. Kata Kunci: Diplomasi Budaya, Tiongkok, Video Game, Black Myth: Wukong, Eksibisi, Diplomasi Kebudayaan


Availability
#
Central Library (REFERENCES) T1983392026
T198339
Available but not for loan - Not for Loan
Detail Information
Series Title
-
Call Number
T1983392026
Publisher
Indralaya : Prodi Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sriwijaya., 2026
Collation
xiii, 49 hlm.; ilus.; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
327.510 7
Content Type
Text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Prodi Ilmu Hubungan Internasional
Diplomasi kebudayaan - Tiongkok
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
TUTI
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • DIPLOMASI KEBUDAYAAN TIONGKOK MELALUI VIDEO GAME BLACK MYTH: WUKONG
Comments

You must be logged in to post a comment

The Sriwijaya University Library
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?